Chrome Pointer

Blog Posts

Minggu, 04 Januari 2015

Pemuda dan Sosialisasi dalam Pengalaman Pribadi

            Pemuda merupakan generasi penerus sebuah bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu diidentikan dengan perubahan betapa tidak, peran pemuda dalam membangun bangsa ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak kekuasaan.
            Sejarah telah mencatat kiprah pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung Tomo dan lain-lain dengan penuh semangat perjuangan.
            Sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.
            TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Tawuran antar pelajar terjadi, Senin (19/5/2014) pukul 15.30 WIB di depan rumah makan Padang Saleno Basindo Jalan Letjen Suprapto Bungur Senen Jakarta Pusat.
            Tawuran tersebut terjadi antara pelajar SMK Budi Utomo dengan pelajar SMK Taman Siswa yang bergabung dengan SMK Poncol 65. Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar dari SMK Budi Utomo tewas dengan luka bacokan.
            Rikwanto menuturkan kejadian bermula saat para pelajar tengah pulang sekolah. Lalu kedua kelompok bertemu di lokasi kejadian dan saling meledek serta menghina.
Alhasil terjadi saling serang dengan melempar batu dan menggunakan sajam. Lalu korban berlari dan terjatuh sehingga korban dibacok menggunakan celurit oleh pelaku.

"Korban mengalami luka punggung kiri sobek dan paha kanan sobek. Korban sempat  dibawa ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, tapi korban meninggal dalam perjalanan ke RS," kata Rikwanto.
            Tawuran pelajar ini merupakan salah satu bentuk sikap negatif pemuda khususnya di kalangan pelajar yang meresahkan masyarakat.Kurangnya pemahaman mengenai rasa bersosialisasi antar manusia mengakibatkan seorang pemuda mempunyai rasa  bangga karena banyak kawan dan merasa diri popular, mempunyai kekuatan fisik, kelihaian, dan sebagainya. Namun hal seperti itulah yang akan membuat pemuda tersebut terlihat bodoh.
           
Dengan melihat fenomena yang  memprihatinkan ini, sudah sepantasnya bagi kita semua untuk mencoba mencari solusi atau jawaban atas realita yang ada. Tawuran atau kekerasan antarpelajar kini harus dicegah, karena masa depan bangsa ini sesungguhnya ada di tangan mereka.
            Keterkaitanya pemuda dengan sosialisasi dengan melihat kejadian-kejadian negatif yang dilakukan pemuda ini adalah akan hilangnya sosialisasi antar pemuda, karena setiap pemuda membentuk kelompok dan anggotanya masing-masing pembentukan tersebut hanya berdasarkan kemauan sang terkuat dari kelompok tersebut seperti, dia suka berteman hanya dengan individu tertentu, kekuatan fisik tertentu dan keuangan dari anggotanya tertentu. Jelas hal ini akan mengurangi jiwa sosial antar pemuda, yang dimana mereka dimasa muda harusnya membuat kegiatan yang positif, kehiatan yang membangun masa depan, sehingga tidak merusak masa depan dengan hal sia-sia, mending jika tidak indivdu tersebut kehilangan nyawa dalam kegiatan tawuran ini. Pengalaman saya waktu saya masih dimeja sekolah formal pemerintah, saya pernah mengalami gesekan antar siswa, pernah juga berkelahi, namun saya sadar jika banyak hal baik yang saya tinggalkan atau saya abikan dan saya sada bahwa itu akan merugikan, maka saya setiap ada permasalahan dengan siswa lain saya selalu memperbaiki dengan mengajak damai dan dan berteman lebih dekat lagi.

            Dikehidupan sekarang ini pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa, bangsa ini dibangun dari pemuda yang mau berkorban untuk masyarakat. Sehingga dimasa yang akan datang saya berharap ada pemuda pemuda yang takut Tuhan dan mau berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar