Pemuda merupakan generasi penerus sebuah
bangsa, kader bangsa, kader masyarakat dan kader keluarga. Pemuda selalu
diidentikan dengan perubahan betapa tidak, peran pemuda dalam membangun bangsa
ini, peran pemuda dalam menegakkan keadilan, peran pemuda yang menolak
kekuasaan.
Sejarah telah mencatat kiprah
pemuda-pemuda yang tak kenal waktu yang selalu berjuang dengan penuh semangat
biarpun jiwa raga menjadi taruhannya. Indonesia merdeka berkat pemuda-pemuda
Indonesia yang berjuang seperti Ir. Sukarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, Bung
Tomo dan lain-lain dengan penuh semangat perjuangan.
Sosialisasi adalah
sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya
dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan
peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA -
Tawuran antar pelajar terjadi, Senin (19/5/2014) pukul 15.30 WIB di depan rumah
makan Padang Saleno Basindo Jalan Letjen Suprapto Bungur Senen Jakarta Pusat.
Tawuran tersebut terjadi antara pelajar SMK Budi Utomo dengan pelajar SMK Taman Siswa yang bergabung dengan SMK Poncol 65. Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar dari SMK Budi Utomo tewas dengan luka bacokan.
Tawuran tersebut terjadi antara pelajar SMK Budi Utomo dengan pelajar SMK Taman Siswa yang bergabung dengan SMK Poncol 65. Akibat tawuran tersebut, seorang pelajar dari SMK Budi Utomo tewas dengan luka bacokan.
Rikwanto
menuturkan kejadian bermula saat para pelajar tengah pulang sekolah. Lalu kedua
kelompok bertemu di lokasi kejadian dan saling meledek serta menghina.
Alhasil terjadi saling serang dengan melempar batu dan menggunakan sajam. Lalu korban berlari dan terjatuh sehingga korban dibacok menggunakan celurit oleh pelaku.
"Korban mengalami luka punggung kiri sobek dan paha kanan sobek. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, tapi korban meninggal dalam perjalanan ke RS," kata Rikwanto.
Alhasil terjadi saling serang dengan melempar batu dan menggunakan sajam. Lalu korban berlari dan terjatuh sehingga korban dibacok menggunakan celurit oleh pelaku.
"Korban mengalami luka punggung kiri sobek dan paha kanan sobek. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, tapi korban meninggal dalam perjalanan ke RS," kata Rikwanto.
Tawuran
pelajar ini merupakan salah satu bentuk sikap negatif pemuda khususnya di
kalangan pelajar yang meresahkan masyarakat.Kurangnya pemahaman mengenai rasa bersosialisasi
antar manusia mengakibatkan seorang pemuda mempunyai rasa bangga karena
banyak kawan dan merasa diri popular, mempunyai kekuatan fisik, kelihaian, dan
sebagainya. Namun hal seperti itulah yang akan membuat pemuda tersebut terlihat
bodoh.
Dengan melihat fenomena yang memprihatinkan ini, sudah sepantasnya bagi kita semua untuk mencoba mencari solusi atau jawaban atas realita yang ada. Tawuran atau kekerasan antarpelajar kini harus dicegah, karena masa depan bangsa ini sesungguhnya ada di tangan mereka.
Dengan melihat fenomena yang memprihatinkan ini, sudah sepantasnya bagi kita semua untuk mencoba mencari solusi atau jawaban atas realita yang ada. Tawuran atau kekerasan antarpelajar kini harus dicegah, karena masa depan bangsa ini sesungguhnya ada di tangan mereka.
Keterkaitanya
pemuda dengan sosialisasi dengan melihat kejadian-kejadian negatif yang
dilakukan pemuda ini adalah akan hilangnya sosialisasi antar pemuda, karena setiap
pemuda membentuk kelompok dan anggotanya masing-masing pembentukan tersebut
hanya berdasarkan kemauan sang terkuat dari kelompok tersebut seperti, dia suka
berteman hanya dengan individu tertentu, kekuatan fisik tertentu dan keuangan
dari anggotanya tertentu. Jelas hal ini akan mengurangi jiwa sosial antar
pemuda, yang dimana mereka dimasa muda harusnya membuat kegiatan yang positif,
kehiatan yang membangun masa depan, sehingga tidak merusak masa depan dengan
hal sia-sia, mending jika tidak indivdu tersebut kehilangan nyawa dalam
kegiatan tawuran ini. Pengalaman saya waktu saya masih dimeja sekolah formal
pemerintah, saya pernah mengalami gesekan antar siswa, pernah juga berkelahi,
namun saya sadar jika banyak hal baik yang saya tinggalkan atau saya abikan dan
saya sada bahwa itu akan merugikan, maka saya setiap ada permasalahan dengan
siswa lain saya selalu memperbaiki dengan mengajak damai dan dan berteman lebih
dekat lagi.
Dikehidupan sekarang
ini pemuda sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa, bangsa ini dibangun dari
pemuda yang mau berkorban untuk masyarakat. Sehingga dimasa yang akan datang
saya berharap ada pemuda pemuda yang takut Tuhan dan mau berjuang untuk
kepentingan bangsa dan negara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar