Ilmu Pengetahuan
Ilmu : suatu proses pemikiran dan
analisis yang rasional, sistimatik,
logik dan
konsisten. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu
diperoleh dari keterbatasannya
Pengetahuan : berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh
manusia melalui pengamatan
inderawi. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan indera atau
akal
budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah
dilihat atau dirasakan sebelumnya.
Jadi,
Ilmu Pengetahuan : seluruh usaha sadar
untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai
segi kenyataan dalam alam manusia
Ilmu
pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan yang transparan
dan
objektif.
Untuk
membuktikan pengetahuan itu benar, teori kebenaran pengetahuan :
1.
Apabila dalil (proposisi) itu mempunyai hubungan dengan dalil (proposisi) yang
terdahulu
2. Apabila ada kesesuaian dengan kenyataan
3. Apabila mempunyai konsekuensi praktis dalam
diri yang mempunyai pengetahuan itu
Ilmu
pengetahuan memiliki 3 komponen :
a.
Ontologis : apa yang dikaji oleh pengetahuan, sehingga jelas ruang lingkup yang
menjadi objek penelaahannya
b.
Epistemologis : cara bagaimana materi pengetahuan diperoleh dan disusun menjadi
tubuh ilmu pengetahuan
c. Aksiologis : asas menggunakan ilmu
pengetahuan/fungsi dari ilmu pengetahuan
Untuk
mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan obyektif diperlukan sikap yang
bersifat ilmiah, 4 hal :
1. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih
sehingga menacapi pengetahuan ilmiah yang obeyktif
2. Selektif, artinya mengadakan pemilihan
terhadap problema yang dihadapi supaya didukung oleh fakta/gejala, dan
mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada
3. Kepercayaan yang layak terhadap kenyataan
yang tak dapat diubah maupun terhadap
indera dan budi yang digunakan untuk mencapai ilmu
4. Merasa pasti bahwa setiap pendapat, teori
maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian, namun masih terbuka untuk
dibuktikan kembali
Langkah-langkah
dalam memperoleh ilmu dan objek ilmu meliputi rangkaian kegiatan da tindakan :
a. Pengamatan :
kegiatan yang diarahkan kepada fakta yang mendukung apa yang dipikirkan
untuk sistematis
b. Menggolong-golongkan dan membuktikan deengan
cara berpikir analitis, sintetis, induktif, dan deduktif
c. Pengujian kesimpulan dengan menghadapkan
fakta-fakta sebagai upaya mencari berbagai hal yang merupakan pengingkaran
Penelitian
dasar bertujuan utama menambah pengetahuan ilmiah, penelitian terapan adalah
untuk menerapkan secara praktis pengetahuan ilmiah.
Teknologi
Teknologi
: keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi
kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Luasnya
bidang teknik :
1.
Teknik bidang ekonomi : teknik mampu
menghasilkan barang-barang industri. Dengan teknik, mampu mengkonsentrasikan
kapital sehingga terjadi sentralisasi ekonomi
2. Teknik bidang organisasional seperti
administrasi, pemerintahan, manajemen, hukum dan militer
3. Teknik bidang manusiawi. Teknik telah
menguasai seluruh sector kehidupan manusia, manusia semakin harus beradaptasi
dengan dunia teknik dan tidak ada lagi unsur pribadi manusia yang bebas dari
pengaruh teknik
Pandangan
terhadap teknologi harus menekankan pada keserasian antara teknologi dengan
kepentingan manusia dan integritas ekonomi yaitu dengan cara :
a. Memberikan banyak alternatif pilihan
teknologi
b. Adanya interaksi yang serasi antara manusia,
mesin-mesin, dan biosfer. Agar sistem ekonomi terpelihara
c. Teknologi harus menopang hidup manusia, bukan
sebaliknya
Upaya
Menjinakkan Teknologi :
a.
Mempertimbangkan/mengganti kriteria utama dalam menerapkan suatu inovasi teknologi yang didasarkan pada
keuntungan ekonomis
b. Penerapan teknologi harus merupakan hasil
kesepakatan dari berbagai disiplin ilmu
Kemiskinan
Kemiskinan
: keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti
makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan
Kemiskinan
dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya
akses terhadap pendidikan dan pekerjaan
Kemiskinan
menentukan batas minimum pendapatan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan
pokok, dipengaruhi oleh :
1.
Persepsi manusia terhadap kebutuhan pokok yang diperlukan dipengaruhi oleh
tingkat pendidikan, adat istiadat, dan sistem nilai yang dimiliki
2.
Posisi manusia dalam lingkungan sekitar
3.
Kebutuhan objectif manusia untuk bisa hidup secara manusiawi
Ciri
– Ciri Kemiskinan :
1. Tidak memiliki faktor-faktor produksi sendiri
seperti tanah, modal, ketrampilan
2.
Tidak memiliki kemungkinan untuk memperoleh asset produksi dengan kekuatan
sendiri, seperti untuk memperoleh tanah garapan ataua modal usaha
3. Tingkat pendidikan rendah, tidak sampai tamat
SD
4. Kebanyakan tinggal di desa sebagai pekerja
bebas
5. Banyak yang hidup di kota berusia muda, dan
tidak mempunyai ketrampilan
Kemiskinan
dapat dikatagorikan 3 Unsur :
a. Disebabkan handicap badaniah ataupun mental
seseorang
b. Disebabkan oleh bencana alam
c.
Kemiskinan buatan : kemiskinan yang timbul oleh dan dari struktur-struktur
buatan manusia, baik struktur ekonomi, politik, sosial maupun kultural
IPTEK Mempengaruhi Kemiskinan
Bagaimana
ilmu pengetahuan (ekonomi) dan teknologi memanfaatkan sumber daya alam untuk
membasmi kemiskinan. Alokasi serta kualitas sumber daya alamnya. Dilihat dari
sektor pertanian berdasarkan memanfaatkan sumber daya alam, Tingkat
produktivitas yang rendah disebabkan oleh jumlah pekerja di sektor tersebut
terlalu banyak, sedangkan tanah, kapital, dan teknologi terbatas serta tingkat
pendidikan petani yang rata-ratanya sangat rendah. Kemiskinan muncul akibat
perbedaan kualitas sumber daya manusia karena kualitas sumber daya manusia yang
rendah berarti produktivitas juga rendah, upahnya pun rendah. Untuk itu
diperlukan program-program pelatihan ketrampilan dalam pemahaman berbasis
IPTEK. Juga kurangnya kegiatan-kegiatan/fasilitas lapangan kerja di luar bidang
pertanian. Solusinya melaksanakan 78 jalur pemerataan yang meliputi :
pemerataan pembagian pendapatan, penyebaran pembangunan di seluruh daerah,
kesempatan memperoleh pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja.
Kemiskinan
dipelajari oleh banyak ilmu, seperti ilmu sosial, ekonomi, dan budaya.
Dalamekonomi, dua jenis kemiskinan dipertimbangkan: kemiskinan absolut dan
relatif. Dalam politik, penanggulangan aktif termasuk rencana perumahan,
pensiun sosial, kesempatan kerja khusus. Dalamhukum, telah ada gerakan yang
mencari pendirian "hak manusia" universal yang bertujuan untuk
menghilangkan kemiskinan. Dalam pendidikan, kemiskinan memengaruhi kemampuan
murid untuk belajar secara efektif dalam sebuah lingkungan belajar. Terutama
murid yang lebih kecil yang berasal dari keluarga miskin, kebutuhan akan
keamanan dan rumah yang stabil, pakaian, dan kurangnya kandungan gizi makan
mereka membayangi kemampuan murid-murid ini untuk belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar