Chrome Pointer

Blog Posts

Selasa, 01 Oktober 2013

Tugas Ilmu Budaya Dasar (SOFTSKILL)

.  1.  Apa pendapat anda mengenai acara MISS WORLD, apakah anda setuju atau tidak setuju dengan adanya MISS WORLD ? Berikan alasan menurut sudut pandang anda sendiri.


Sebelum menjawab pertanyaan, mari kita ketahui apa Miss World itu. Pada dasarnya Miss World adalah kontes kencantikan yang di pertama diadakan oleh Eric Morley yang pada tahun pertamanya yaitu 1951 dan di adakan di inggris. Pada tahun awal pertama sampai tahun 2000 Miss World diketuai oleh Eric Morley sendiri, dan setelah dia meninggal, istrinyalah yang mengantikanya yaitu Julia Morley sampai sekarang. Miss world itu sendiri sebenarnya tidak hanya mementingkan kecantikan saja, melainkan banyak hal yang di perlombakan di dalam kontes Mis World tersebut. Mungkin pada awalnya Miss World adalah sebuah kontes bikini yang pada saat itu sebagai alat promosi pakaian renang terbaru oleh dunia barat, tapi itu tidak berjalan lama karena setelah itu format Miss World di ubah menjadi lebih sopan dan tidak terlalu mencolok, dan pada tahun 1980 ajang Miss World menambahkan beberapa syarat penyeleksian yaitu tes intelegensi dan juga tes kepribadian dengan slogan pada waktu itu dan sampai sekarang adalah “Kecantikan Dengan Tujuan” atau dalam bahasa inggrisnya “Beauty With a Purpose”.

Setujukah atau tidak Miss World di adakan?

Saya pribadi sangat setuju dengan di adakanya kontes Miss World ini, karena di Miss World saat ini bukan hanya menampilkan kecantikan tubuh dari peserta saja tak seperti awal ajang Miss World ini di mulai, tapi sekarang Miss World telah bertransformasi menjadi ajang yang lebih menarik, contohnya banyak Negara yang sangat ingin menjadi tuan rumah sebagai tempat di helatnya ajang Miss World ini banyak Negara berfikir dan bersaing untuk mendapatkan kesempatan ini karena banyak keuntungan yang di dapat suatu Negara jika mendapat kesempatan menjadi tuan rumah, budaya lokal akan sangat di kenal dunia, tempat pariwisata akan otomatis menarik wisatawan dunia, jumlah pengunjung kenegara yang sebagai ajang Miss World itu akan sangat meningkat dan masih sangat banyak keuntungan yang di dapat dari ajang Miss World ini. Miss World bukan di situ saja sisi positifnya, menurut id.wikipedia.org, Miss World pertahun bisa mengumpulkan dana sekitar 250 lebih dan dana itu di pergunakan untuk amal dan berbagai kegiatan sosial lainya.

Dan juga karena tahun ini ajang Miss World di Indonesia dan Indonesia ini memiliki ragam budaya, jadi inilah tempat dan kesempatan budaya kita untuk di pamerkan lewat ajang ini, seperti yang sudah terjadi, tak ada peragaan bikini dan tak ada sesi pantai yang mengumbar kecantikan tubuh, tapi di Indonesia ini ajang Miss World sangat menghormati budaya bangsa ini, dan lebih mengikuti budaya Negara ini. banyak yang menilai bahwa ajang ini akan menggerus budaya kita, tapi saya percaya ajang ini akan membawa dampak positif untuk setiap budaya di negeri ini. kita bisa lihat ke Negara tirai bambu (cina) yang sebelumnya menjadi tuan rumah ajang Miss World yang tepatnya diadakan di daerah Sanya, China. Tak bisa di pungkiri memang dampak yang dibawa oleh ajang Miss World ini sangat besar, daerah tersebut mengalami peningkatan kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun. Itu merupakan bukti bahwa dari segi pariwisata ajang Miss World akan banyak berpengaruh dan boleh kita lihat ajang ini telah di adakan di bali yang kira-kira 20 hari itu telah di buktikan bahwa tidak ada peragaan bikini yang tidak sesuai dengan adat dan agama di Indonesia dan telah di ganti dengan ajang pameran budaya dan hampir semua budaya Indonesia dari tarian dan baju adat Indonesia telah mereka pakai dan pelajari dan ini disiarkan oleh lebih dari 150 chanel tv luar negeri dan tidak mungkin bali dan kawasan lain dan juga budaya lain akan sangat terkenal dan pasti akan menarik wisatawan asing untuk datang dan mencoba kebudayaan Indonesia.

Jadi pada intinya Miss World adalah ajang KECANTIKAN DENGAN TUJUAN yang banyak membawa pengaruh positif dan menguntungkan juga, tidak hanya memamerkan tubuh dan kecantikan, melainkan kecerdasan sosial dan juga kepribadian untuk memajukan dunia, pandangan yang sempit dan pendek itulah yang membuat banyak permasalah dengan budaya lokal kita yang sebenarnya ajang Miss World ini akan sangat memperkenalkan Indonesia dan budaya bangsa.



2.  Berikan contoh permasalahan budaya lokal yang di sekitar!


                Banyak sebenarnya permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar apalagi dengan budaya, budaya kita sangatlah baik dan sopan, itulah dasarnya budaya lokal di sekitarku, tapi beberapa tahun belakangan ini kebudayaan baik dan sopan itu sedikit demi sedikit mulai terurai dan mungkin sudah tidak ada.

                Saya akan memberikan contoh yaitu merupakan budaya mencium tangan orang tua ataupun guru pengajar kita, ini kalau kita melihat merupakan suatu bentuk penghormatan terhadap orang tua dan berperilaku sopan terhadap yang lebih diatasnya. Budaya mencium tangan adalah budaya yang sudah ada sejak jaman dahulu, hampir semua suku di Indonesia ini sangat mengenal dengan budaya ini. Tapi sayang sekali dimasa yang mulai mengelobalisasi ini budaya ini seakan-akan mulai pudar, boleh kita ambil contoh dari sekolahan menengah ke atas ataupun SMP, sudah jarang sekali ada orang yang mau menyalami gurunya ataupun orangtuanya, mereka terkadang setiap melihat guru bukanya menyapa malah pergi menghindar dan kalau bisa sejauh mungkin berkomunikasi dengan guru, dan juga kadang kita melupakan setiap mau berangkat kesekolah untuk mencium tangan orang tua, dan malah terkesan acuh, apalagi di lingkungan kampus seperti ini, malahan jarang sekali mahasiswa mengenal dosen ataupun tenaga pengajar di perkuliahan. Ini sangat disayangkan karena budaya baik kita mulai luntur.

                Itu merupakan salah satu contoh permasalahan budaya lokal yang ada disekitar, sebenarnya masih banyak antara lain banyak bahasa kita yang di ganti bahasa entah apa artinya dan itu tak ada di kamus besar Indonesia, dan juga permainan tradisional yang sudah mulai tergantikan dengan permainan yang lebih modern dan lebih anti sosial, dan masih banyak lagi.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar